Pages

29.9.11

Mematikan Rasa

Perbincangan kita selasa malam lalu. Berikanku waktu untuk berpikir. Setelah begitu banyak cerita manis yang kita tulis selama lebih 82 hari bersama, sungguh kah sudah waktu kita selesai?

Hal pertama adalah 'mungkin sejak awal ini bukan cinta'. Bahwa segala tindak tanduk yang kau buat demi bangunkan aku dari sakit atas senior 2007 itu bukan lah didasari cinta. Bahwa sejak awal mula yang kita rasa hanya sebatas nyaman, tanpa kemampuan dan kemauan ingin memiliki. Tanpa hasrat ingin menyayangi dan mempertahankan apa yang telah kita coba satukan dulu di malam 1 juli.

Kedua adalah 'kita terlalu sama'. Kita terlalu sama dan Tuhan tidak suka. Raga kita beda, namun perangai dan labirin dalam tempurung otak kita bisa jadi sama. Kita terlalu sama hingga kita pun kecewa. Kecewa pada 'proses' yang belakangan kau jadikan alasan atas bendera putihmu yang kini terkibar menyerah. Kecewa atas kekecewaan akan hadirnya rasa jengah. Meski akhir di pagi ini kita harapkan sungguh tiada pernah.

Ketiga. Ketiga.. ah, sudahlah. Semakin memikirkanmu semakin kurasa diriku dungu. Biar kulanjutkan lain waktu, di saat aku sudah cukup mati rasa meski kau tanpa ku mau mampir di pikiranku.


*ditulis: 25 September 2011*

No comments:

Post a Comment