Pasca diterlantarkan oleh orang pertama yang saya jatuhi cinta, saya semakin kritis memandang berbagai fenomena hidup. Termasuk satu teori yang saya ciptakan, bahwa 'hidup itu satu paket'.
Ketika kita pernah tertawa dan bahagia atas suatu hal, di suatu hal yang sama itu pula kita akan pernah sakit dan menangis. Justru akhir bahagia itu yang tidak pernah ada. Buktinya bahkan saat hidup kita berakhir, ada saja orang yang menangis dan tidak bahagia. Mungkin termasuk pula kita, yang belum siap meninggalkan apa yang pernah kita punya di dunia. Dan satu hal yang pasti, bahagia dan sedih di awal dan akhir setiap momen hidup itu adalah karena satu alasan.. perubahan.
Perubahan yang Tuhan turunkan, yang kadang menjadikannya indah, kadang pula menjadikannya runyam. Perubahan yang pernah jengah melihat kita bertikai, lalu mendekap kita dan mengundang datang rasa cinta. Perubahan pula yang pernah risih melihat kita bahagia, kemudian menikam kita dari belakang. Jatuhkan kita dari langit, lantas dihempas pada realita yang selama ini tersaput kabut awan.
Mengutip dari tweet seorang senior di kampus, 'Gak ada orang yang gak galau...yang ada galau-nya sekarang atau nanti...'. Dan saya setuju. Tidak ada orang yang tidak sedih, sebab pasti suatu saat akan sedih, sekarang atau nanti. Bukannya mencari teman menghibur diri krn (kebetulan) sedang sedih, namun itulah kenyataannya. Perhatikan sendiri hidup anda.
Bahkan dalam sebuah hubungan, jika saya refleksikan pada hubungan pertama saya yang baru saja kandas, tidak selamanya kita akan bersenang-senang bergelimang cinta. Suatu saat nanti, pasti akan datang giliran sesak dan tangis akhirnya. Entah itu dihatamkan sebelah pihak seperti pengalaman saya, atau ditinggal pulang ke surga seperti BJ Habiebie punya cerita.
Maka berbahagialah anda yang tengah bahagia, sebab Tuhan pun bahagia melihatnya. Dan berbahagialah pula anda yang tengah bersedih, sebab Tuhan sungguh masih bersama kita meski saat ini sulit kita merasakan-Nya. Jangan berhenti berterimakasih. Karna kini kita tahu, hidup itu satu paket.. :)
eaaa....
ReplyDeletesemua udah ketulis di lauhul mahfudz mbak vela...
santai saja..insya Allah di waktu yang tepat ketika udah siap pasti datang pangeran berkuda yang diidam-idamkan.... :D
fokus pada pencapaian2 lain, dan anggap jodoh itu bonus dari Allah yang g perlu sampai mengganggu kehidupan kta.. *sotoy*
iya.. makasih, kakak..
ReplyDeletehihihi.. :")
i admit that, but still it takes time to cure the wound..
and i'm about to finish to heal.. :)