Pages

4.2.12

Mata dan Kuping kepada Mulut

Ini mata memang dua
Cuma dua
Tapi ada kamu, di situ
Aku tahu

Ini kuping juga dua
Hanya dua
Tapi tiap desah napasmu
Menderu

Itu mulut memang satu
Cuma satu
Mengucap, mengumpat, menyembur asap
Liar.. Jinak..

Kemudian bertatapan
Lalu larut diam
Lantas akhirnya saling menghilang

Dan setiap jumpa bisa jadi akhir kalinya
Maka biar, biar sekali ini aku terbang.. biar..

*ditulis: 3 Februari 2012*

No comments:

Post a Comment