Bahkan hingga pekan kesekian kita tamat ada saja orang yang sangka kita masih ada cinta. Padahal kukira sudah lihat cukup jelas mereka. Padahal kukira keacuhan kita nyata. Padahal kukira kamu sudah ceritakan dunia.
Ingat benar aku saat itu belum lewat 100 jam kita berakhir, seorang senior 2007 bicarakan kita. Dia bilang kita sama, dia bilang baiknya kita bersama. Aku tertawa. Sebab nyatanya kita berdua berpisah baru saja.
Lalu pun ada temanmu, temanku, teman kita. Beberapa mereka masih tanpa segan meledek kita. Mereka kira kita masih bisa tersipu mendengarnya. Aku lagi-lagi tertawa. Sebab sungguhnya hati kita tidak lagi bahagia dengan cara yang sama.
Namun entah mengapa, aku justru suka. Bagaimana dunia perlakukan kita sama, seperti sebelum takdir mengakhiri kita punya cerita. Bagaimana kamu matikan citra dengan merengkuh lain wanita, saat mereka kira masih ada kita. Bagaimana aku tertawa lihat mereka ternganga, saat akhirnya tahu kita selesai sejak sangat lama. Hahaha..
Mereka (belum) tahu.. Tenang saja..
No comments:
Post a Comment